Arsip

Archive for the ‘MEnulis’ Category

Hari Bumi

April 22, 2013 Tinggalkan komentar

Baca-baca, browsing-browsing, FB-an…huft ternyata hari ini (tepatnya tanggal ini) adalah Hari Bumi. Baru ngeh saya, eit sebenarnya baru tahu saya. Ya tanggal 22 April dinobatkan sebagai Hari Bumi. Kalau berdasar sejarahnya, Hari Bumi atau Earth Day di selenggarakan pertama kali pada tanggal 22 April 1970 di Amerika Serikat. Penggagas Earth Day bernama Gaylord Nelson, senator Amerika Serikat dari Wisconsin yang juga seorang pengajar lingkungan hidup.

Kalau coba merenung, merasakan, dan memahami kondisi Bumi sekarang, sudah banyak berubah. Pagi ini saja, saya punya obrolan dengan rekan pertemuan mingguan, satu komentar untuk bumi ini, PANAS. Komentar ini disematkan untuk Bogor, yang kita tahu bersama, di Bogor itu masih ada gunung, pohon dan sawah. Namun, juga tidak dipungkiri, penduduk dan kendaraan bermotor bertambah setiap tahunnya. Sehingga dengan telaah yang sederhana, kondisi alam yang alami tidak mampu menahan laju polusi untuk menciptakan udara yang segar….

Hmmmm…..

Iklan
Kategori:MEnulis, RENUNGan Tag:, ,

KANGkos

“Tuh khan ketinggalan lagi. Telat neh berangkatnya,” keluh KANGkos, yang telat berangkat ke masjid, azan pun telah dikumandangkan. Yup, KANGkos memang greget banget, pengen mengumandangkan azan di masjid asSALAM, tempat kami berkunjung kala waktu sholat telah tiba.

Oke, saya coba memperkenalkan dan menggambarkan satu sahabatku, saudaraku, adikku, setelah mendapatkan persetujuan dari si empunya nama lengkap KOSASIH, just KOSASIH. Namun kemudian dia coba mengikrarkan dirinya dipanggil KANGkos, seperti yang tertuang dalam blog barunya, http://kangkos.blogspot.com Baca selanjutnya…

Kategori:MEnulis Tag:

BEBASgerak

Berangkat kerja pagi ini, bareng istri. Ya sekalian lewat, sambil nganter istri ke tempat kerja, sebuah Sekolah Dasar aI-Ti (disingkat SDIT=SD Islam Terpadu). Tak sengaja bertemu dengan seorang kawan, yang pagi ini mengantarkan makanan yang dititipkan di Kantin SDIT tersebut.

Baca selanjutnya…

Kategori:AKU, MEnulis, RENUNGan

LAKUKANselagiSEMPAT!!

Obrolan ringan pagi bersama istri, mengawali pagi yang terlihat muram, ditambah pula keenggan sang mentari untuk memperlihatkan wajah cerahnya yang siap untuk menghangatkan pagi. Paling tidak ada satu pelajaran yang memang sudah sepantasnya diambil, “Lakukan selagi sempat, jangan tunda-tunda hingga waktu yang tidak memungkinkan untuk ditunda lagi”.

Baca selanjutnya…

Kategori:AKU, MEnulis

MENGikhlasKAN

Apapun itu, ikhlaskanlah! Karena bagaimana pun, tanpa ikhlas semuanya kan tersia-siakan. Ikhlas, seperti halnya ketika kita memang berusaha membuang dan menghilangkan sesuatu yang kita tidak inginkan dan tidak kita sukai.

Menulis pun demikian adanya. Ikhlaskan saja. Apapun yang kita tulis, apakah nantinya akan diperhatikan, dibaca, dijadikan rujukan atau apapun itu, sehingga orang menjadi salut dan angkat topi kepada kita, ataukah tulisan tersebut hanya sekedar memenuhi catatan di buku atau di dunia blog, tak ada arti bagi orang lain. Biarkan, Ikhlaskan.

Saya coba bangun ini, sebagai bagian pendewasaan diri secara pribadi. Toh, yang coba saya pegang dan berusaha saya sampaikan, adalah kebenaran (Wallahu a’lam). Paling tidak, demikian yang selama ini yang saya pelajari. Ada dua hal yang perlu dipegang, niat yang IKHLAS dan perbuatan yang BENAR.

MENULIS dengan IKHLAS, ini yang menjadi entry pointnya. Menulis adalah satu perkara yang dibolehkan. Bahkan ilmu menjadi lebih terpatri, apabila ditopang dengan menulis. Tapi mesti, menulislah hal-hal yang benar, walau sederhana dan mungkin bisa jadi bertolak belakang dengan kebanyakan orang, dan yang banyak tidak selamanya benar.

TERUSberUSAHAmengIKHLASkan

//semogaTAKlelah//

Kategori:MEnulis, RENUNGan

DARIyangSEDERHANA

Tanggal 4, hari ini, genap sudah dua bulan usia pernikahanku dan mengarungi kehidupan bersama sang kekasih hati yang tercinta. Alhamdulillah. Memang suatu kesyukuran yang luar biasa yang harus saya panjatkan kepada SANG ROB yang telah mempersatukan kami berdua. Kami berharap tak lebih dan tak kurang, kehidupan kami menjadi kehidupan yang melahirkan sebuah keluarga yang SAKINAH MAWADAH wa RAHMAH, sebagaimana yang sering dipanjatkan oleh keluarga, sanak saudara, sahabat, teman, kawan, dan orang-orang tercinta di sekitar kami dalam setiap doa-doanya. AMIN YA ROB.

Baca selanjutnya…

Kategori:AKU, MEnulis

MAENhpMULU

Ups, aduh gak konsen nih.

Duduk di samping seseorang, entah siapa, kala Jum’atan tadi. Seorang lelaki yang terbilang ganteng dan tegap, telah berhasil mengambil sebagian konsentrasiku. Bukannya apa-apa, lelaki ini, seba’da dia melaksanakan sholat sunat Tahiyatul Masjid, menyibukkan dirinya dengan HP, yang mungkin HP kesayangannya. Sejenak dia berhenti memainkan HPnya tersebut dan disimpannya di saku celana, ketika melaksanakan Sholat Sunat 2 Rakaat setelah azan selesai dikumandangkan sang muadzin.

Daannnn, ups, Sholat sunat pun usai, lelaki tadi kembali mengeluarkan HPnya dan kemudian terhanyut dalam buaian otak-atik, pencat-pencet HP. Weleh-weleh, sekali lagi, lelaki ganteng ini telah berhasil merayu perhatian saya untuk memperhatikan permainan tangannya dalam mengotak-atik HP, hingga usai Khutbah session 1, yang seharusnya Khotiblah yang menjadi fokus, untuk kala itu.

Waduh, hati kecil bertanya, apakah memang orang ini ga ngerti adab-adab dalam shalat Jum’at. Tundalah sejenak memainkan HP, toh nanti juga, dirimu akan bisa lebih leluasa memainkannya, di waktu yang lain. Huh, sambil berusaha dan berjuang untuk tetap mendengarkan Khotbah sang Khotib, yang bertemakan KEMUNAFIKAN seperti apa yang telah dilakukan oleh ZIONIS ISRAEL, yang selalu mengingkari segala perjanjian damai.

notes :

Memang tidak ada kata damai bagi Israel, yang ada hanyalah LAWAN dengan PASUKAN yang seimbang, yang terwujud dari KAUM MUSLIMIN sedunia dalam SATU KOMANDO……

Kategori:MEnulis, RENUNGan