Beranda > Tak Berkategori > SAYApun(TURUT)menyumbang

SAYApun(TURUT)menyumbang

Ini perenungan ketika menikmati kemacetan di wilayah Dramaga sampai Bubulak-Bogor, pagi ini, senin (02/08), bahwa memang saya pun turut menyumbang beberapa hal:

MACETtiadaHENTI

  1. Kemacetan. Yap, saya juga menyumbang kemacetan ini. Bagaimana tidak? Saya berkendaaan dan telah menjadi salah satu orang yang mengambil sebagian ruas jalan dari ratusan orang sama-sama juga berkendaraan. Benar khan? Terutama kala saya tidak membudayakan antri. Mungkin kala itu saya terlupa dengan iklan para bebek sambil mengumandangkan yel-yel dengan suaranya yang khas, “Antri, antri.” Dengan tidak antrinya saya, akhirnya membuat barisan kendaraan pun tidak beraturan dan seringkali mengambil jalur arus yang berlawanan, akhirnya saling ketemuan deh, yang membuat jalannya mandeg, tidak bergerak. WEKS. Alamatun MACET TOTAL.
  2. Polusi. Yap, saya juga menjadi bagian orang yang menyumbang polusi. Mangga diperhatikan, knalpot motor saya mengeluarkan asap, walau asapnya tidak terlihat. Efeknya udara menjadi lebih panas dan juga bisa menyebabkan gangguan pernapasan. Kasihan kalau tahu dan melihat anak masih kecil yang pagi sudah menghirup udara yang sudah tidak segar lagi, terlebih pohon-pohon rindang di pinggiran jalan, sedikit demi sedikit ditebang dalam rangka pelebaran jalan atau membangun gedung sebagai tempat usaha. Nah, terlebih juga kala macet, kepulan asap semakin banyak dan banyak, yang dikeluarkan oleh ratusan kendaraan dalam satu waktu. MASYA ALLAH.
  3. Pemborosan. Betul, saya pun telah menyumbang pemborosan. Boros waktu, boros energi, dll. Sebenarnya jarak tempuh tidak terlalu jauh, tetapi karena macet akhirnya menyebabkan waktu tempuh bertambah dan energi (BBM) pun bertambah. Ujung-ujungnya boros deh.

Yah, mungkin segitu aja hasil perenungannya, pagi mulai beranjak siang. Mungkin masih banyak “sumbangan-sumbangan” saya, yang tidak secara sengaja saya berikan dalam rangka memacetkan jalan raya. Semoga ada solusi jitu yang bisa mengatasi kemacetan ini.

nb: ternyata pelebaran jalan pun bukan solusi jitu untuk kemacetan, buktinya kemacetan pun dirasakan malah semakin parah. Mungkin perlu diiringi solusi-solusi yang lain. Pembatasan kendaraan?????

//SEMOGAtakLELAH//

Iklan
Kategori:Tak Berkategori Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: