Beranda > Tak Berkategori > PERPANJANGANsim

PERPANJANGANsim

Kemarin, eh tanggal berapa ya? Eh tuh, ada yang ngacung. Tau kemarin tanggal berapa? Betul, tanggal 30 Juli 2010.

Harinya, hari Jumu’ah. Betul sekali lagi, harinya kaum muslimin, terkhusus laki-laki melaksanakan Sholat Jum’at berjama’ah. Jangan lupa, sholat Jum’atnya di Masjid ya, kalau kondisi dalam keadaan normal. Ya, walau seringnya sang Khotib memberikan khutbah yang berulang baik kalimat yang ada dalam khutbah, termasuk juga cara pengucapannya.

Eit, kali ini saya mah coba mendokumentasikan apa yang terjadi ketika saya memproses perpanjangan SIM. Awas, jangan ngebayangin perpanjangan SIM dengan cara SIMnya dibetot-betot supaya melar, kayak narik karet ya. hehe… 🙂

  1. Niatkan ikhlas dan kebaikan. Mangkanya hilangkan sogok menyogok dalam perpanjangan SIM (termasuk yang mau bikin). Lagian sekarang mah udah susah untuk sogok menyogok. Berangkatlah dengan diawali BISMILLAHI TAWAKKALTU ‘ALALLAH. Semoga segala urusan dipermudah dan diperlancar oleh RAB yang MAHA KUASA.
  2. Datanglah ke Samsat, bukan ke pasar. Kecuali ada jadwal SIM keliling di pasar. Saya mah, kemarin perpanjangan SIM di samsat kabupaten Bogor. Bagusnya, datanglah pagi-pagi, karena dipastikan akan banyak antrian kalau berangkatnya siang-siang.
  3. Oke. Selanjutnya inilah kisah saya. Awal pas datang di pintu masuk Samsat, karena bingung, saya tanyakan saja seorang polisi yang lagi berdiri, dimana keberadaan kantor untuk proses perpanjangan SIM. Ramah sang polisi memberitahu sekaligus tempat parkiran. Oke pak, terima kasih.
  4. Sambil menuju tempat parkiran motor, mata saya larak sana lirik sini, mengamati keadaan, dimanakah letak kantor perpanjangan SIM. Rupanya ada kantor bertuliskan, TEMPAT PENDAFTARAN SIM. Oke, saya parkir dulu deh.
  5. Tempat pendaftaran SIM menjadi target berikutnya. Mmm, masih bingung euy. Ah tanya lagi bae, kebetulan ada polisi yang keluar dari tempat pendaftaran SIM. Dia pun memberitahukan, silakan cek kesehatan dulu di klinik yang letaknya deket masjid, bersebelahan dengan kantin. Jangan lupa, bawa map yang sudah disediakan di tempat pendaftaran SIM.
  6. Lanjut ke klinik. Disini antri loh, mangkanya jangan lupa ambil kartu antrian. Awas! Di kartu antriannya ada peringatan. Harap kartu antrian dikembalikan. Disini akan diperiksa tinggi dan berat badan. Pun diperiksa mata dengan membaca angka yang sudah direkayasa. Tak lupa diperiksa tensi darah. Di klinik, kita mengeluarkan kocek sebesar Rp15.000. Oh ya sebenarnya, tes kesehatan bisa dilakukan sebelum ke samsat dan dimanapun, gak mesti klinik yang di samsat, mungkin saja bisa lebih murah.
  7. Eit ada mesjid. Baiknya DHUHA dulu, semoga semakin diperlancar dan dipermudah lagi oleh Dzat yang seluruh jiwa ada dalam genggaman-NYA.
  8. Menuju ke tempat pendaftaran SIM maning. Simpan berkas lalu duduklah yang manis di tempat yang telah disediakan. Nah, kalu disini baiknya bawa bacaan, jadinya sambil nunggu panggilan, sambil baca-baca deh. Nah kemaren, saya ga bawa euy, jadi rada-rada bete gitu deh.
  9. Hasan Sunarto, demikian panggil sang petugas. Sang petugas memberikan instruksi untuk mengisi formulir data diri. Silakan diisi sesuai dengan contoh yang ada.
  10. Serahkan berkas tadi di bagian pembayaran, yang bekerjasama dengan BRI. Tunggulah sambil menyiapkan uang Rp75.000 (untuk yang baru buat mah Rp100.000)
  11. Usai pembayaran, bawalah berkas dan serahkan ke loket empat, tempat penyerahan berkas yang akan disimpan di servernya kepolisian.
  12. Siapkan diri untuk berfoto ria yang akan ditempel di SIM. Ruang foto bersebelahan dengan penyerahan berkas.
  13. Nah, inilah tahap akhir perpanjangan SIM. Tunggu hingga dipanggil petugas, pertanda SIM baru sudah bisa diambil. Namun ingat, siapkan Rp30.000 sebagai biaya asuransi selama lima tahun, yang ‘hadiahnya’ kalau meninggal dan cacat seumur hidup Rp2.000.000 untuk pemegang SIM C.
  14. Pulang. Siapkan Rp1.000 untuk bayar parkiran.
  15. Selesai

Semoga bermanfaat bagi yang mau perpanjangan SIM dan juga yang baru mau bikin SIM. Kalu bikin SIM baru, siapkan mental untuk dites.

//SEMOGAtakLELAH//

Iklan
Kategori:Tak Berkategori Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: