Beranda > Tak Berkategori > YAZIDyanqus

YAZIDyanqus

Turun naik, naik turun. Demikian statistik pengunjung https://banghas.wordpress.com. Belum stabil untuk naik terus. Harap maklumlah. Saya masih tergolong pemula. Masih dalam belajar dan perlu diajari. Apalagi, saya bukan blogwalkingholic, yang senang bermain dan berselancar untuk mengunjungi blog-blog yang lain. Dan juga, tulisan-tulisan yang saya punya masih tergolong cupu, yang hanya bisa dirasakan dan dicicipi oleh kalangan sendiri.

bulanan

mingguan

harian

Ohya, walau web ini saya buat dua tahunan yang lalu, namun otak-atik web secara rutin baru saya lakukan dalam dua bulan terakhir. Ya, dengan segala kekurangan dan kelebihannya, saya coba perkenalkan web ini kepada teman-teman yang sering berinteraksi dalam keseharian, sambil memanfaatkan jejaring sosial seperti eFBi dan juga eMPi.

Hehe, web ini memang sangat sederhana, web yang menceritakan hal-hal yang menarik –paling tidak bagi saya sendiri–, sekaligus sambil pembelajaran untuk terus mengasah dan memperindah tulis menulis. Hehe…

Nah loh, judul di atas apaan tuh? YAZIDyanqus? Yup, YAZID=bertambah, naik. yanqus=berkurang, turun. Mangkanya jadi keingetan sama “Al-imaanu yazidu wa yanqusu“.

Telaah sederhana:

  1. Rajin berkunjung = statistik pengunjung pun naik.
  2. Kualitas postingan = statistik pengunjung pun akan berpengaruh.

Yang pertama, Rajin berkunjung, disangkut paut dengan iman tadi, maka rajin berkunjung untuk berinteraksi dengan SANG ROB. Dalam hal ini, kitalah yang aktif, kita yang berinisiatif untuk melakukan interaksi. Kalau dalam istilah persepakbolaan, kita mesti menjemput bola, bukan malah menunggu bola, sehingga bola bisa saja akan diambil alih oleh musuh.

Mangkanya, amalan-amalan perlu dilaksanakan. Yang tadinya ga pernah sholat wajib, selanjutnya Sholatnya terjaga. Yang sebelumnya ga pernah puasa, seterusnya melaksanakan puasa. Dan sebagainya.

Yang kedua, kualitas postingan. Hal ini mungkin bisa dipersamakan dengan kualitas amalan yang dikerjakan. Jadinya jangan hanya mempergunakan dalil, “Asal gugur kewajiban. Asal terlaksana”. Pun perlu terus meningkatkan kualitas amalan, terlebih bagi mereka yang mengharapkan imbalan yang juga bukan sekedar imbalan biasa. Tentu, untuk meningkatkan kualitas amalan, harus beriringan dengan ilmu yang kita konsumsi.

Berharap memang iman dalam keadaan yang selalu YAZID, dan kalupun mengalami yanqus tidak drastis.

Wallahu a’lam.

//SEMOGAtakLELAH//

Iklan
Kategori:Tak Berkategori Tag:,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: