Beranda > Tak Berkategori > SATUditambahSATU

SATUditambahSATU

Jika berfikir matematika, satu ditambah satu sama dengan dua. Praktis-ekonomis, tidak ada perhitungan lebih lanjut, dan tanpa penambahan proses yang berpanjangan.

Namun, dalam kehidupan nyata, satu ditambah satu tidak mesti menjadi dua, dan tidak harus melulu dua. Bisa jadi, satu ditambah satu hasilnya tiga, lima, dan bahkan bisa berkurang menjadi satu.

Contohnya, satu pria ditambah satu wanita dengan sebuah ikatan yang sah dan halal, pernikahan, setelah mengalami perhitungan lebih lanjut dengan suatu proses yang berpanjangan, bisa jadi jumlahnya menjadi lima, karena mempunyai tiga orang anak, dalam waktu enam tahun.

Atau, perhitungannya dalam sudut yang berbeda, satu pria ditambah satu wanita yang resmi akad di hadapan penghulu, menjadi satu keluarga, yang insya ALLAH satu keluarga sakinah mawaddah wa rahmah.

Hitung-menghitung memang akan berbeda antara matematis yang sederhana dan tidak berbelit dengan perhitungan alam nyata. Malahan kita juga mengenal “mati satu tumbuh seribu“. Lebih keren khan? Hanya mengorbankan satu, tetapi kemudian tumbuh seribu yang lain.

Dalam amalan pun demikian, tidak saklek perhitungan secara matematis. Terlebih pada waktu dan tempat yang mustajab. Satu kali melakukan amalan, imbalan yang akan diraih bisa jadi di luar dugaan, begitu besarnya, ketika memang amalannya dijaga dengan keikhlasan niat.

Monggo disimak hadits berikut, Hadits ke-37 dari Hadits Arba’in:

Dari Ibnu Abbas radhiallahuanhuma, dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam sebagaimana dia riwayatkan dari Rabbnya Yang Maha Suci dan Maha Tinggi : Sesungguhnya Allah telah menetapkan kebaikan dan keburukan, kemudian menjelaskan hal tersebut : Siapa yang ingin melaksanakan kebaikan kemudian dia tidak mengamalkannya, maka dicatat disisi-Nya sebagai satu kebaikan penuh. Dan jika dia berniat melakukannya dan kemudian melaksanakannya maka Allah akan mencatatnya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat bahkan hingga kelipatan yang banyak. Dan jika dia berniat melaksanakan keburukan kemudian dia tidak melaksanakannya maka baginya satu kebaikan penuh, sedangkan jika dia berniat kemudian dia melaksanakannya Allah mencatatnya sebagai satu keburukan.

(Riwayat Bukhori dan Muslim dalam kedua shahihnya dengan redaksi ini).

nb: sebuah obrolan ringan, menjelang Ashar, satu tambah satu bisa jadi lima

//SEMOGAtakLELAH//

Iklan
Kategori:Tak Berkategori Tag:
  1. irwan
    Juli 22, 2010 pukul 2:13 am

    Bener juga kang…..
    kalo 1-1, 1/1, 1*1, gimana kang…?
    hehehe

    • Juli 22, 2010 pukul 3:12 am

      eit udah pernah makan bangku sekolah kan????
      monggo dijawab sendiri..

      • irwan
        Juli 22, 2010 pukul 4:13 am

        iya…..udah…
        hehehehe

      • Juli 22, 2010 pukul 7:31 am

        good boy…pastinya sudah bisa itung2an duonk… 🙂

  2. Juli 22, 2010 pukul 1:52 pm

    10-1=19 betul ga…?

    • Juli 23, 2010 pukul 2:39 am

      mmm….ngke heula..urang itung deui…eh minjeum kalkulatorna atuh…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: