Beranda > MEnulis > KANGkos

KANGkos

“Tuh khan ketinggalan lagi. Telat neh berangkatnya,” keluh KANGkos, yang telat berangkat ke masjid, azan pun telah dikumandangkan. Yup, KANGkos memang greget banget, pengen mengumandangkan azan di masjid asSALAM, tempat kami berkunjung kala waktu sholat telah tiba.

Oke, saya coba memperkenalkan dan menggambarkan satu sahabatku, saudaraku, adikku, setelah mendapatkan persetujuan dari si empunya nama lengkap KOSASIH, just KOSASIH. Namun kemudian dia coba mengikrarkan dirinya dipanggil KANGkos, seperti yang tertuang dalam blog barunya, http://kangkos.blogspot.com

Permulaan saya kenal KANGkos, ketika saya sering berkunjung ke sekolahnya, SMK Pelita-Ciampea, dalam rangka kajian ROHIS. Semangatnya untuk kajian memang sudah terlihat ketika usianya masih belia. Walau, yang saya tahu, tuk kajian, KANGkos lebih aktif di luar sekolah, karena jarang-jarang melihat batang hidungnya kala saya berkunjung ke sekolahnya.

Sekarang KANGkos bekerja sebagai operator pulsa center YASMINreload bersanding dengan HATO.

Oh ya, sebenarnya nama dunia maya yang ia ikrarkan pertama kali adalah Kozha Chie untuk nama akun FBnya. Heuheu, cerita punya cerita, tentang nama Kozha Chie, KANGkos teringat dengan sebuah nama Jepang yang turut dalam memperjuangkan ISLAM, Prof. Dr. Hassan Ko Nakata. Ya, walaupun namanya ga mirip-mirip banget, yang penting nyerempet lah, ada “ko”nya, tapi pastinya semoga juga semangat Prof. Dr. Hassan Ko Nakata, dapat mengilhami semangat KANGkos juga.

Sedikit mengutip apa yang diungkapkan Prof. Dr. Hassan Ko Nakata, bahwa Khilafah tidak hanya dapat diterima oleh komunitas non-Muslim, namun juga sangat diinginkan oleh mereka yang percaya kepada kesetaraan, keadilan, kebebasan dan kemanusiaan. Subhanallah…

Lanjut, adapun nama KANGkos sendiri lahir beberapa hari yang lalu. KANGkos memang sedang berusaha untuk menjadi penulis, seperti BANGhas. Heuheu. Mangkanya, KANGkos menjadi salah satu pembaca setia cerita-ceritanya BANGhas di blog ini.

BANGhas sih cuman sarankan, silakan tulis apa aja, yang ada di benak. Bagi BANGhas sendiri, hal tersebut merupakan latihan awal untuk menjadi penulis yang HEBAT. Paling tidak, setiap hari, atau dalam setiap tulisan, kita sedang menabung kata demi kata, selanjutnya kalimat demi kalimat, yang akhirnya, bisa menjadi sebuah cerita. Menarik atau tidak? Itu masalah belakangan. Monggo KANGkos, silakan menulis –mengandung arti mengetik juga ya–.

Oke KANGkos, selamat datang di dunia BLOG, lanjutkan cita-citanya. SEMOGA BAROKAH….

//SEMOGAtakLELAH//

Iklan
Kategori:MEnulis Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: