Beranda > Tak Berkategori > REPORTASEdialogTERBUKA

REPORTASEdialogTERBUKA

SABTU (10/07), telah diberlangsungkan sebuah DIALOG TERBUKA, di STIE Pandu Madania (STIE PM), Cibungbulang, Bogor. Dialog Terbuka ini mengambil judul REVITALISASI ORGANISASI MAHASISWA STIE PANDU MADANIA.

Dialog Terbuka ini diadakan dengan maksud untuk meninjau ulang keberadaan organisasi mahasiswa terutama di STIE PM dengan belajar dan meninjau organisasi mahasiswa yang pernah ada. Oleh karenanya, Dialog ini mengundang dua pembicara yang pernah menjadi aktivis di masa mudanya. Adapun target peserta adalah seluruh mahasiswa STIE PM, yang dapat diketahui pamflet pengumuman yang hanya terpampang di papan pengumuman STIE PM dan beberapa tempat, yang membuat tidak elok pemandangan. Pun sms-sms pengumuman, yang hanya beredar di civitas STIE PM.

Secara keseluruhan, kegiatan ini dapat diberi nilai C –cukup-cukup saja–, walau masih memberikan nilai tambah bagi mahasiswa. Wah, kok dikasih C sih, ga B, or A gitu. Hehe, jangan B apalagi A deh. Mari kita tengok dan telaah bersama.

Target peserta minimalnya 100 orang, karena kursi yang dipersiapkan lebih dari 100 kursi. Tapi ternyata yang ada di luar harapan. Kemudian, jadwal acara yang ditetapkan adalah pukul 09.00-12.00 WIB, ternyata molor. Molornya pun ga tanggung-tanggung 1,25 jam. Jadi, kegiatan dimulai pukul 10.15 WIB, karena memang peserta sepertinya ogah-ogahn untuk menghadiri acara ini.

Hal yang lain yang perlu dikritisi, persiapan tools untuk mendukung acara. Lihat saja, moderator begitu asyik main-main laptop dan infocus, di sebelah pembicara I, dimana pembicara I, sedang membawakan materi. Akhirnya konsentrasi peserta menjadi terpecah. Dalam hati teh, kenapa ga dari sebelum acara dipersiapkan. Plus, sayang tools nya, ga full manfaat. Diadakan tapi ga digunakan semaksimal mungkin. Materi pembicara seadanya, apalagi pembicara II, ga pake slide gitu deh.

Oke, selanjutnya. Pembicara terlalu mendominasi jalannya dialog. Memang hal ini dapat dimaklumi. Beberapa alasan: waktunya yang molor sehingga kesempatan untuk peserta dialog semakin sempit. Sikap kritis peserta yang belum terbentuk, dimana dalam mind framenya peserta didominasi oleh: SAYA HADIR, SAYA CUKUP MENDENGARKAN, yang pada gilirannya pada side “Pembicara Menang, Peserta Kalah”, karena pembicara lebih berpengalaman dan lebih…..

Cukup sekian, reportase DIALOG TERBUKA STIE PANDU MADANIA. Semoga ke depan, kegiatan-kegiatan yang ada selalu lebih baik lagi dan lebih bermanfaat.

MOHON MAAF kalu ada salah-salah kata….

//SEMOGAtakLELAH//

Iklan
Kategori:Tak Berkategori Tag:,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: