Beranda > Tak Berkategori > SEMOGAdapetUNTA

SEMOGAdapetUNTA

“Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at seperti mandi jinabat, kemudian dia pergi ke masjid pada saat pertama, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor unta dan siapa yang berangkat pada saat kedua, maka seakan-akan ia berkurban dengan seekor sapi, dan siapa yang pergi pada saat ketiga, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor domba yang mempunyai tanduk, dan siapa yang berangkat pada saat keempat, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor ayam, dan siapa yang berangkat pada saat kelima, maka seolah-olah dia berkurban dengan sebutir telur, dan apabila imam telah datang, maka malaikat ikut hadir mendengarkan khutbah.” (Muttafaq ‘alaih)


Ehem, Alhamdulillah Jum’at kali ini bisa datang lebih awal untuk melaksanakan Jum’atan. Ya, saban Jum’at, biasanya hanya kebagian telur, karena keduluan jama’ah yang lain. Emang, amat disayangkan kalu untanya dituker dengan telur. Kalau dibandingkan harga telur dan unta sangat berbeda jauh sekali. Semoga saja, Jum’at kali ini dapet unta.

Ohya, Khutbah pun mengingatkan kita akan keberadaan kaum Muslimin, yang jumlahnya banyak tetapi tidak berdaya dalam menghadapi kehidupan dan musuh-musuh kaum Muslimin. Kaum Muslimin dalam keadaan yang diibaratkan dalam sebuah hidangan yang siap disantap oleh banyak kaum. Rasulullah mengingatkan, bahwa ketika demikian keadaannya, Kaum Muslimin sedang mengalami WAHN, CINTA DUNIA dan TAKUT MATI….

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Hampir terjadi keadaan yang mana umat-umat lain akan mengerumuni kalian bagai orang-orang yang makan mengerumuni makanannya”. Salah seorang sahabat berkata: “Apakah karena sedikitnya Kami pada waktu itu?” Nabi berkata: “Bahkan, pada saat itu kalian banyak jumlahnya, tetapi kalian bagai ‘ghutsa’ (buih kotor yang terbawa air saat banjir). Pasti Allan akan cabut rasa segan yang ada dalam dada-dada musuh kalian, kemudian Allah campakkan kepada kalian rasa ‘wahn’”. Kata para sahabat: “Wahai Rasulullah apa rasa ‘wahn’ itu?” Beliau bersabda: “Cinta dunia dan takut mati” (HR Abu Daud No.4297, Ahmad 5/278, Abu Nu’aim dalam al-Hilyah 1/182 dengan dua jalan dan dengan keduanya hadits ini menjadi shahih).

//SEMOGAtakLELAH//

Iklan
Kategori:Tak Berkategori Tag:, ,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: